MELALUI KELUARGA BERENCANA KRAMA BALI KITA WUJUDKAN MANUSIA BALI YANG UNGGUL DAN KELUARGA BERKUALITAS

Visi Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, dengan 3 (tiga) komponen utama Bali yaitu Alam Bali, Krama Bali dan Kebudayaan Bali. Jumlah  penduduk Bali Tahun 2018 sebanyak 4.216.171 jiwa, dari jumlah tersebut 86,90% atau sebanyak 3.663.966 jiwa merupakan penduduk asli krama Bali. Berdasarkan Data Penduduk 4 (empat) tahun terakhir, yaitu dari Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2018 Pertumbuhan Penduduk Bali dalam posisi stagnan dan cenderung menurun.

  • Tahun 2015 jumlah penduduk beragama Hindu sebesar 3.637.021 jiwa
  • Tahun 2016 jumlah penduduk beragama Hindu sebesar 3.673.953 jiwa
  • Tahun 2017 jumlah penduduk beragama Hindu sebesar 3.671.487 jiwa
  • Tahun 2018 jumlah penduduk beragama Hindu sebesar 3.663.966 jiwa

Hal ini disebabkan rendahnya  tingkat  kelahiran dan urbanisasi keluar Bali. Kondisi ini lama kelamaan dapat menyebabkan punahnya penduduk asli Krama Bali.

Untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali, Manusia Bali dan Kebudayaan Bali maka diperlukan pertumbuhan penduduk Krama Bali yang seimbang. Dengan Program Keluarga Berencana Krama Bali, maka harus didorong agar Pasangan Usia Subur (PUS) memiliki anak lebih dari 2 (dua) orang dengan sebutan (Putu/ Wayan/ Gede) untuk anak pertama, (Made/ Nengah/ Kadek) untuk anak kedua, (Nyoman/Komang) untuk anak ketiga dan Ketut untuk anak keempat.

Dengan Keluarga Berencana Krama Bali kita wujudkan Manusia Bali yang unggul dan Keluarga yang berkualitas dengan melestarikan Kearifan Lokal  Bali. Penerapan warisan leluhur ini harus dilestarikan, dengan mempertimbangkan faktor kesehatan Ibu untuk melahirkan dengan mengingat 4 (empat) TER: terlalu muda, terlalu dekat, terlalu sering dan terlalu tua untuk melahirkan.

Keluarga Berencana Krama Bali perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat Adat Bali karena bertujuan untuk melestarikan adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali.

Ayo Kita Sukseskan Keluarga Berencana Krama Bali.